Model Heisqual Sebagai Instrumen Deteksi Dini Krisis Integritas Akademik: Tinjauan Literatur Terhadap Kasus Pemalsuan Ijazah di Indonesia

Authors

  • Surya Bakti Universitas Asahan
  • Eka Pratiwi Universitas Muhammadiyah Kalianda
  • Durahman Marpaung Universitas Muhammadiyah Asahan
  • Nurul Hikmatul Alawiyah Siregar Universitas Asahan

DOI:

https://doi.org/10.52655/khg.v8i2.110

Keywords:

Heisqual, Integritas Akademik, Pemalsuan Ijazah, Pendidikan Tinggi, Deteksi Dini

Abstract

Krisis integritas akademik di Indonesia telah berkembang menjadi isu sistemik yang mencerminkan lemahnya tata kelola institusi pendidikan tinggi, terutama terkait maraknya pemalsuan ijazah. Meskipun banyak studi menyoroti aspek hukum dan motif individu pelaku, masih sedikit kajian yang mengaitkan kualitas kelembagaan dengan potensi pelanggaran integritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi penggunaan Model Heisqual sebagai instrumen deteksi dini terhadap krisis integritas akademik, khususnya dalam konteks pemalsuan ijazah. Dengan menggunakan metode tinjauan literatur, penelitian ini menganalisis tiga tema utama: (1) pergeseran fokus dari pelaku individu ke kelembagaan dalam memahami akar krisis integritas; (2) kekuatan Model Heisqual dalam mengidentifikasi celah sistemik melalui indikator mutu seperti penjaminan mutu akademik, budaya etika, dan tata kelola; serta (3) tantangan implementasi model ini di lapangan, termasuk rendahnya adopsi institusional, ketiadaan indikator integritas dalam penilaian mutu nasional, dan perlunya dukungan regulasi serta teknologi verifikasi ijazah. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi komponen integritas ke dalam indikator Heisqual berpotensi memperkuat sistem pencegahan dan deteksi dini pelanggaran akademik. Studi ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam upaya memperkuat sistem integritas pendidikan tinggi berbasis mutu kelembagaan di Indonesia.

References

Amzalag, Meital, Noa Shapira, and Niva Dolev. 2022. “Two Sides of the Coin: Lack of Academic Integrity in Exams During the Corona Pandemic, Students’ and Lecturers’ Perceptions.” Journal of Academic Ethics 20(2): 243–63.

Ghoniem, Eman, Noha Gamal Ghoniem, and Amr G. Ghoniem. 2025. “Contact Frequency and Quality’s Impact on Educational Integrity during Deaf Inclusion in Higher Education.” International Journal for Educational Integrity 21(1).

Hakim, Lukman Huzul. 2024. “The Role of Organizational Culture as a Moderator of Motivation and Transformational Leadership in Employee Performance: A Literature Review.” GEMA: Journal of Gentiaras Management and Accounting 16(1): 96–110.

Hakim, Lukman Nuzul, Khil Wailmi, and Umar Sanusi. 2024. “Pengaruh Kepemimpinan Visioner Terhadap Kreativitas Karyawan Sebagai Peluang Penelitian Dimasa Datang: Analisis Variabel Mediasi Dan Moderasi Melalui Tinjauan Literatur Sistematis.” Jurnal Riset Akuntansi dan Manajemen Malahayati (JRAMM) 13(2): 93–99.

Johnson, Clare, Ross Davies, and Mike Reddy. 2022. “Using Digital Forensics in Higher Education to Detect Academic Misconduct.” International Journal for Educational Integrity 18(1): 1–19.

Kim, Seong Kyu. 2022. “Blockchain Smart Contract to Prevent Forgery of Degree Certificates: Artificial Intelligence Consensus Algorithm.” Electronics (Switzerland) 11(14).

Kozok, Ulrich, and Ide Bagus Siaputra. 2023. “Improving Integrity in Research and Higher Education: An Indonesian Perspective [Meningkatkan Integritas Dalam Riset Dan Pendidikan Tinggi: Sebuah Perspektif Indonesia].” ANIMA Indonesian Psychological Journal 38(1): 038102.

Mattar, Mohamed Y. 2022. “Combating Academic Corruption and Enhancing Academic Integrity through International Accreditation Standards: The Model of Qatar University.” Journal of Academic Ethics 20(2): 119–46.

Meyliana, Meyliana et al. 2021. “Recording of Academic Transcript Data to Prevent the Forgery Based on Blockchain Technology.” Advances in Science, Technology and Engineering Systems Journal 6(1): 1273–78.

Pell, David J., and Alexander Amigud. 2023. “The Higher Education Dilemma: The Views of Faculty on Integrity, Organizational Culture, and Duty of Fidelity.” Journal of Academic Ethics 21(1): 155–75.

Roe, Jasper. 2022. “Reconceptualizing Academic Dishonesty as a Struggle for Intersubjective Recognition: A New Theoretical Model.” Humanities and Social Sciences Communications 9(1).

Wahyuni, Sulistya Indah, Imam Baihaqi, Harisatul Agustin, and Uliyatun Nikmah. 2024. “Evaluation of the Service Quality in Higher Education Using HEISQUAL Approach.” International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences 14(12): 1694–1704.

Watson, C. W. 1986. 14 Indonesia Circle. School of Oriental & African Studies. Newsletter Higher Education in Indonesia.

Published

2025-07-21

How to Cite

Surya Bakti, Eka Pratiwi, Durahman Marpaung, & Nurul Hikmatul Alawiyah Siregar. (2025). Model Heisqual Sebagai Instrumen Deteksi Dini Krisis Integritas Akademik: Tinjauan Literatur Terhadap Kasus Pemalsuan Ijazah di Indonesia. KALIANDA HALOK GAGAS, 8(2), 97–106. https://doi.org/10.52655/khg.v8i2.110

Issue

Section

Articles