PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM PERIODE 2012-2023
Keywords:
Stunting, Asi Eksklusif, Sanitasi Lingkungan, Tingkat Kemiskinan, Pendapatan Keluarga, Kesejahteraan MasyarakatAbstract
Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGS) yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2 yaitu menghilankan kelapran dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dari sudut pandang ekonomi islam tentang pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap insiden stunting di Indonesia selama periode 2021–2023. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang terdiri dari data asi eksklusif, sanitasi lingkungan, tingkat kemiskinan, pendapatan keluarga dan stunting dalam kurung waktu 12 tahun terakhir. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis uji asumsi klasik, regresi linier berganda dan hipotesis dengan menggunakan aplikasi E-views 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asi eksklusif tidak mempengaruhi stunting secara positif atau signifikan, sanitasi lingkungan mempengaruhi stunting secara negatif dan signifikan, tingkat kemiskinan tidak mempengaruhi stunting secara negatif atau signifikan, dan pendapatan keluarga tidak mempengaruhi stunting secara parsial.
References
Astutik, Rahfiludin, M. Z., & Aruben, R, (2018), Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Anak Balita Usia 24-59 Bulan (Studi Kasus di Wilayah Puskesmas Gabus II Kabupaten Pati Tahun 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 409-418.
Brigitte Sarah Renyoet,(2016), “Potensi Kerugian Ekonomi Karena Stunting Pada Balita Di Indonesia Tahun 2013 (Economic Losses Potential Due to Stunting in Toddlers in Indonesia Year 2013),” Jurnal Gizi Pangan 11, no. 3 : 247–54, http://journal.ipb.ac.id/index.php/jgizipangan.
Holbala, Dwiki, Marselinus Laga Nur, and Daniela L. A. Boeky.(2022) “Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Kejadian Stunting.” Jurnal Pangan Gizi Dan Kesehatan 11, no. 2 : 169–77. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v11i2.219.
Ibnu Katsir, (2019), Tafsir Ibnu Katsir, (Bogor: Pustaka Imam Syafi’i), jilid 6,94-95.
Karyati, Y. (2021),Pengaruh Jumlah Penduduk Miskin, Laju Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Pendidikan terhadap Jumlah Stunting Di 10 Wilayah Tertinggi Di Indonesia Tahun 2010-2019. Journal Riset Ilmu Ekonomi dan Bisnis. 1(2). 103. https://doi.org/10.29313/jrieb.v1i2.401.
Lestari, W. Samidah, I. Diniarti, F, (2022), Hubungan Pendapatan Orang Tua dengan Kejadian Stunting di Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau. Jurnal Pendidikan Tambusai. 6(1). 3278
Lia Agustin and Dian Rahmawati, (2021), “Hubungan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting,” Indonesian Journal of Midwifery (IJM) 4, no. 1 : 30, https://doi.org/10.35473/ijm.v4i1.715.
Lutfia Tazki Fikrina, (2017) “Hubungan Tingkat Sosial Ekonomi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Desa Karangrejek Wonosari Gunung Kidul,” Universitas Aisyiyah Yogyakarta, 1–13, http://digilib.unisayogya.ac.id/2461/1/naskah publikasi.pdf.
Mega Dwi Yuniartika, (2022), “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Asi Eksklusif,” Kesehatan, no. 8.5. : 3–5.
Muhammad Abdul Mannan, (2011), Ekonomi Islam: Teori dan Praktik, terj. Pota (Jakarta: PT. Intermasa).
Nadia F., (2022), “Pengaruh Sanitasi, Kemiskinan Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Prevelensi Stunting Di Indonesia Tahun 2001-2022,” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. 22–31.
Noviansyah. (2022), Strategi Percepatan Pencegahan Stunting Dengan Pendekatan Keagamaan Guna Mewujudkan Genersi Berkualitas. UIN Raden Intan Lampung, Lampung. hal 1.
Ni Ketut Maik Nurhidin, Sarini, (2012), “Hubungan Riwayat Pemberian ASI Eksklusif Dengan Status Gizi Bayi Umur 6-12 Bulan Di Puskesmas Perawatan MKB Lompoe Kota Parepare Tahun,” Skripsi, 2012, 1–95.
Pratiwi jayanti Dhea, (2023) “Strategi Pencegahan Stunting Di Kecamatan Medan Timur Kota Medan,” , 1–97.
Rr. Dewi Ngaisyah, (2015), “Hubungan Sosial Ekonomi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Kanigoro, Saptosari Gunung Kidul,” Jurnal Medika Respati 10, no. 4 : 65–70.
Restu Anandya Palupi, (2014), “Perilaku Pemberian ASI Oleh Ibu Dengan Usia Di Bawah 20 Tahun Di Kelurahan Sidotopi, Surabaya,” Universitas Airlangga, 162.
Sri Hartati and Zulminiati Zulminiati, (2020), “Fakta-Fakta Penerapan Penilaian Otentik Di Taman Kanak-Kanak Negeri 2 Padang,” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 5, no. 2 : 1035–44, https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.521.
Sri Nurannisa, (2021), “Hubungan Pendapatan Keluarga Dan Pola Asuh Dengan Status Gizi Balita Usia 6-59 Bulan Di Masa Pandemi Covid 19 Di Kelurahan Pabiringa Wilayah Kerja Puskesmas Binamu Kota Kabupaten Jeneponto Tahun 2021,” Angewandte Chemie International Edition 6, no. 11 : 5–24.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 KALIANDA HALOK GAGAS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Licensing Policy: OpenJournalSystems.com sells a wide range of custom created content including themes and plugins for Open Journal Systems (OJS), and open source platforms. These custom themes and plugins are sold under what is known as a Default Split License.











